advertisement

Rapat Exco PSSI Memutuskan Liga 1 Tidak Ada Degradasi, Borneo FC Malah Mengetahui Dari Media Sosial

Saturday, May 8th, 2021 - Trending
advertisement

Borneo FC Samarinda mengetahui berita Liga 1 musim ini tidak ada degradasi dari keributan di media sosial Twitter. PSSI tidak memberitahukan keputusan ini kepada klub asal Samarinda tersebut.

Hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada 3 Mei 2021 menentukan bahwa Liga 1 2021/2022 tidak memakai format degradasi demi mengakomodir harapan mayoritas kontestan.

“Saya tidak tahu kalau keputusan ini berasal dari rapat Exco PSSI. Saya tidak dengar kabar tersebut dari sana,” kata Presiden Borneo FC, Nabil Husein, kepada Bola.com, Kamis (06/05/2021).

Keputusan PSSI untuk menghapus degradasi di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini buat linimasa Twitter panas. Nabil mengungkapkan baru mengetahui tentang berita ini usai menjadi bahan sorotan warganet.

“Betul, tiba-tiba kabarnya muncul dan sudah ramai di media sosial,” jelas pengusaha muda asal Samarinda, Kalimantan Timur tersebut.

Nabil dengan tegas menolak peniadaan degradasi di Liga 1 musim ini. Menurutnya keputusan ini menjadi gerakan mundur bagi sepak bola Indonesia.

“Borneo FC ingin sepak bola yang jelas aturannya. Karena dengan tanpa degradasi, ini artinya menjadi satu kemunduran bagi sepak bola Indonesia,” tutur Nabil.

Pesut Etam menjadi klub kasta tertinggi sepak bola Indonesia perdana yang bersikap kontradiktif kepada keputusan PSSI ini. Sebelumnya, Arema FC dan Barito Putera memberi isyarat sepakat dengan kebijakan itu.

Usulan penghapusan degradasi di Liga 1 musim ini disebutkan hadir dari para kontestan. Mereka mengajukan permintaan tersebut kepada PSSI lantaran hal ekonomi.

Anggota Exco PSSI, Hasani menjelaskan, kesekjenan PSSI menerima banyak surat dari klub-klub Liga 1 yang keberatan dengan adanya degradasi di musim ini. Pihaknya mengetahui keadaan ini sehingga mengabulkan permohonan itu.

“Ada banyak klub yang meminta kata kesekjenan PSSI. Namun, kami tak tanya satu per satu kepada klub. Sebab, secara insting pun saya sudah tahu,” kata Hasani ketika dihubungi Bola.com, Kamis (06/05/2021).

“Saya kan juga menjalankan perusahaan. Sekarang, perusahaan mana yang tidak kesusahan? Saat ini, perusahaan yang berhasil itu yang menjual vaksin dan tes COVID-19. Jenis usaha lain semua kolaps. Apalagi klub-klub Liga 1 ini. Kami sadarlah. Apalagi anggota Exco PSSI ini banyak yang berasal dari klub. Mereka tahu situasinya,” jelas Hasani.

Berita penghapusan ajang Liga 1 musim ini oleh PSSI buat media sosial geger. Dari pengamatan Bola.com, kebanyakan warganet tidak setuju, bahkan cenderung marah dan mengecam kebijakan ini.

advertisement
Rapat Exco PSSI Memutuskan Liga 1 Tidak Ada Degradasi, Borneo FC Malah Mengetahui Dari Media Sosial | admin | 4.5