advertisement

PSIS Semarang Tambah Bagus di Tangan Ian Gillan, Buah Kematangan Klub

Tuesday, October 19th, 2021 - Trending
advertisement

PSIS Semarang sanggup memulai seri kedua Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan hasil mentereng. Kemenangan kembali dipetik pada jornada ketuju atas Persik Kediri dengan skor telak 3-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021).

Ketiga brace kemenangan Mahesa Jenar ditentukan masing-masing oleh Andreas Chrismanto Ado, Septian David Maulana, dan Fredyan Wahyu Sugiantoro. Tambahan tiga poin membikin PSIS Semarang makin kuat di papan atas klasemen sementara.

Klub asal Kota Lumpia ini berada di peringkat kedua dengan nilai 15 dari tujuh duel, hasil dari empat kali menang, tiga kali seri, dan belum pernah tumbang. Mahesa Jenar cuma tertinggal satu angka saja di bawah Bhayangkara FC yang mengalami kekalahan dari Persib Bandung.

Hasil baik yang dicapai Mahesa Jenar tidak cuma dirasakan oleh para pilar. Tetapi pula bagi Ian Andrew Gillan, nahkoda anyar Mahesa Jenar yang menjalani debutnya bareng PSIS Semarang.

Arsitek berusia 56 tahun ini baru saja memulai pekerjaan anyarnya sebagai pengganti Dragan Djukanovic yang mengundurkan diri dari Mahesa Jenar, menyongsong ajang kasta tertinggi Indonesia bergulir. Sebelumnya pelatih anyar ini hadir, Mahesa Jenar untuk sementara dipimpin pelatih sementara Imran Nahumarury dengan hasil menawan.

Juru taktik asal Skotlandia itu cukup diuntungkan ketika kehadirannya bertugas di Mahesa Jenar. Klubnya sudah dalam posisi yang mantap dan tren positif sebelum ia hadir. PSIS Semarang bermain menarik hati meskipun dipimpin oleh seorang nahkoda sementara Imran Nahumarury, bahkan sejak berkiprah di turnamen pramusim.

Keadaan klub di Mahesa Jenar pula cukup apik, saat banyak pilar muda memiliki motivasi istimewa. Kualitas dan kedalaman tim di PSIS Semarang menjadi kekuatan tersendiri bagi Mahesa Jenar.

Sehingga kalau ada pilar berhalangan bermain, Mahesa Jenar masih punya pilihan yang secara kualitas tidak jauh berbeda. Ditambah banyak amunisi muda dan bertenaga, membikin PSIS Semarang seperti selalu lapar bakal hasil maksimal di tiap duel.

Betul saja saat laga melawan Persik Kediri, Mahesa Jenar tetap solid meskipun banyak amunisi harus absen. Tiga pilar PSIS Semarang ikut ke Timnas Indonesia U-23 yakni Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, dan Eka Febri.

Beberapa punggawa utama pula tidak mampu berman lantaran masalah kebugaran seperti Wallace Costa, Bruno Silva, dan Hari Nur Yulianto. Bahkan Mahesa Jenar seperti bermain tanpa penyerang asli saat menggilas Macan Putih.

”Para pemain mampu menunjukkan kerja yang bagus. Bekerja dengan keras selama sepekan terakhir atau saat saya datang. Pemain muda kami juga sangat enerjik,” terang Ian Gillan setelah pertandingan kontra Persik.

Nyatanya mereka bisa mempertahankan penampilan mengesankan untuk tampil menyerang maupun rapi saat bertahan. Menariknya lagi, Mahesa Jenar selalu melesakkan tiga brace dalam empat kali tampil di Stadion Manahan, termasuk di gelaran Piala Menpora lalu.

Bagi juru taktik baru PSIS Semarang ini, debutnya yang luar biasa bareng Mahesa Jenar sekaligus menjadi pengalaman yang penting dalam kariernya. Sepak bola Indonesia belum sempat dirasainya meskipun sempat memiliki peluang meladeni klub asal Indonesia.

Ian Gillan lebih banyak berkiprah di Liga Malaysia sebelum bertugas di Mahesa Jenar. Dia mengaku banyak punggawa muda dan berbakat di Indonesia, khususnya Mahesa Jenar yang akan berdampak positif dalam perjalanan mengarungi ajang.

“Banyaknya pemain inti yang absen, dapat ditutup oleh pemain lain yang muda dengan baik. Ini pengalaman yang sangat luar biasa untuk saya. Akan tetapi ini semua berkat kerja keras para pemain dalam latihan,” tutur eks pelatih Serawak FA itu.

“Di tim ini banyak pemain muda yang bagus, seperti Kartika Vedhayanto dan Damas Damar yang saya berikan kesempatan debutnya di kompetisi. Mereka bisa menunjukkan potensinya,” lanjut dia.

Berikutnya Mahesa Jenar bakal menghadapi Barito Putera pada jornada ke depalan di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Rabu (20/10/2021). PSIS Semarang diperkirakan kembali bakal memetik angka, mengingat Laskar Antasari baru saja ditumbangkan PSS Sleman.

“Suasana yang sangat bagus di tim ini, termasuk di staf kepelatihan yang kompak. Manajemen juga bagus, begitu juga suporter yang selalu memberikan dukungan, ini bagus untuk tim,” tandas Ian Gillan.

advertisement
PSIS Semarang Tambah Bagus di Tangan Ian Gillan, Buah Kematangan Klub | admin | 4.5