advertisement

Mengatasi PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang Terus Alami Peningkatan Menyongsong Kompetisi Liga 1

Monday, June 28th, 2021 - Trending
advertisement

PSIS Semarang kembali sukses menoreh kemenangan dalam sebuah uji tanding untuk meladeni kick-off Liga 1 2021/2022. Kali ini klub asal Kota Lumpia itu berhasil mengatasi perlawanan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (27/06/2021).

Dua brace kemenangan Mahesa Jenar atas Laskar Mataram dicetak oleh penyerang tumpuan, Hari Nur Yulianto pada babak pertama. Hasil yang positif yang ditorehkan PSIS Semarang sekaligus meneruskan tren kemenangan di uji tanding, sebelumnya Mahesa Jenar bisa mengalahkan Persekat Tegal.

Terlepas dari hasil itu, Dragan Djukanovic kembali mengadakan perubahan pialr, terutama ingin melihat kemampuan semua punggawanya. Nama Joko Ribowo di pos kiper sejak menit perdana. Kemudian di lini bertahan ada Fredyan Wahyu, Syiha Buddin, Alfeandra Dewangga, dan Frendi Saputra.

Kemudian arsitek kelahiran Montenegro itu menjajal memainkan Pratama Arhan di sektor tengah dengan duet Finky Pasamba untuk menjaga keseimbangan. Di lini serang, Hari Nur Yulianto yang menjadi penyerang tunggal ditopang Komarudin, Andreas Ado, dan Fandi Eko Utomo.

Setelah turun minum, nahkoda asal Serbia itu menjajal menurunkan Risky Fajar dengan menarik Komarudin. Winger muda Reza Irfana dimasukkan menggantikan Fandi Eko Utomo. Lini belakang asal Brasil, Wallace Costa ikut dimainkan dalam duel ini, meskipun diganti pada babak kedua.

Septian David Maulana, Raka Askara, dan Bahril Fahreza pula masuk untuk menggantikan Andreas Ado, Hari Nur Yulianto, dan Finky Pasamba. Mahesa Jenar memiliki kesempatan menambah keunggulan, tetapi belum menjumpai target. Skor 2-0 untuk tuan rumah bertahan sampai partai selesai.

“Kami semakin berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Taktikal juga lebih berkembang namun hari ini hanya bagus dalam 70 menit,” terang Dragan.

Sementara di kubu klub tamu PSIM Yogyakarta, juru racik Seto Nurdiyantoro mengungkapkan skuatnya kembali meraih banyak pelajaran dari klub Liga 1. Terutama mengenal gol musuh dan kebuntuan membangun serangan.

“Kami banyak belajar hari ini terlepas dari adaptasi dengan lapangan sintetis. Apapun itu kami kalah hari ini dan menjadi pelajaran kami,” beberapa Seto.

“Di babak kedua kami sedikit melakukan perubahan dan di babak kedua lebih nyaman dalam menyerang namun tetap masih banyak kekurangan yang harus dibenahi,” jelas mantan pelatih PSS Sleman itu.

advertisement
Mengatasi PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang Terus Alami Peningkatan Menyongsong Kompetisi Liga 1 | admin | 4.5