advertisement

Kiper Muda Persebaya Surabaya ke Timnas Indonesia, Bajol Ijo Tengah Krisis Penjaga Gawang di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022

Thursday, September 23rd, 2021 - Trending
advertisement

Persebaya Surabaya dilanda krisis kiper menyongsong duel pekan keempat kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Satria Tama masih dibekap cedera lutut, sedangkan Ernando Ari Sutaryadi yang bermain di tiga pertandingan perdana musim ini sekarang melakoni TC Timnas Indonesia.

Sekarang, klub asal Kota Pahlawan ini cuma menyisakan dua penjaga gawang saja, yaitu Andhika Ramadhani dan David Ariyanto. Peluang untuk bermain sesungguhnya mampu menjadi milik David yang berumur 34 tahun dan sudah mempunyai pengalaman.

“Tapi, David baru bergabung dengan tim. Dia masih membutuhkan adaptasi,” kata Benyamin van Breukelen, pelatih kiper Persebaya Surabaya.

Sementara itu, memainkan penjaga gawang asal Surabaya itu pula bukanlah solusi tepat. Sang kiper merupakan penjaga gawang muda dan belum sempat bermain di Liga 1. Maklum, Dia merupakan penjaga gawang Persebaya U-20 ketika menjadi juara Elite Pro Academy U-20 2019 dan baru promosi ke tim senior musim ini.

Keadaan ini tentu tidak gampang buat Bajol Ijo yang ingin bangkit usai kalah 1-3 dari PSM Makassar pekan lalu (18/09/2021).

Beruntung, ada angin segar yang mampu membikin Bajol Ijo sedikit puas meladeni The Guardians pada jornada keempat nanti, Jumat (24/09/2021). Beritanya, kiper berusia 19 tahun ini diizinkan oleh Skuad Garuda untuk kembali ke Persebaya Surabaya ketika melawan Bhayangkara FC nanti.

“Dari Timnas Indonesia, infonya Ernando akan kembali ke klub pada 22 September. Jadi, untuk laga lawan Bhayangkara FC, dia masih bisa tampil,” ungkap pelatih kiper yang akrab disapa Benny tersebut.

Tapi, belum ada jaminan bahwa penjaga gawang kelahiran Semarang itu mampu bermain pada jornada kelima lantaran TC Skuad Garuda masih berlangsung. Bajol Ijo akan berjumpa dengan PSS Sleman pada duel pekan kelima, Rabu (29/09/2021).

Kalau kiper bernomor punggung 21 di Persebaya Surabaya ini tetap di Timnas Indonesia, keadaan itu tentu saja memaksa Benny untuk memilih Andhika atau David yang akan bermain meladeni Super Elang Jawa.

“Sangat mungkin Andhika yang akan menjadi kiper inti. Sebab, sejauh ini dalam latihan dia menunjukkan performa yang lebih bagus. Kekurangannya, dia belum pernah tampil di kompetisi resmi,” ucap Benny.

Sementara itu, penampilan penjaga gawang berpostur tinggi 177cm itu sesungguhnya menjadi sorotan lantaran tim besutan Aji Santoso itu kemasukkan tujuh gol dalam tiga laga. Pelatih kiper Persebaya Surabaya ini memilih pasang badang membela anak didiknya itu lantaran bola yang bersarang ke gawang Bajol Ijo tidak seluruhnya salah sang kiper muda.

“Gol yang terjadi tidak mutlak kesalahan penjaga gawang. Apalagi, dua di antara tujuh gol adalah penalti. Ernando ini kan masih muda. Walau sudah bikin prestasi di level junior, dia tetap butuh pengalaman,” ujar Benny.

advertisement
Kiper Muda Persebaya Surabaya ke Timnas Indonesia, Bajol Ijo Tengah Krisis Penjaga Gawang di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 | admin | 4.5