advertisement

Mochammad Supriadi Dicoba Menjadi Bek, Apa Konsep Pelatih Persebaya Surabaya di Seri Kedua Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022?

Wednesday, October 13th, 2021 - berita bola
advertisement

Juru taktik Persebaya Surabaya, Aji Santoso, betul-betul meladeni keadaan susah lantaran krisis pilar bertahan menyongsong seri kedua Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Dua palang pintu tumpuan, Alie Sesay dan Arif Satria masih dalam keadaan cedera.

Belum lagi Bajol Ijo pernah kehilangan empat amunisi yang memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Chinese Taipe di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023, yakni Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, Ernando Ari Sutaryadi, dan Rizky Ridho.

Lalu, satu nama lagi, yaitu Marselino Ferdinan, akan menjalani TC bareng Timnas Indonesia U-23 yang berlangsung pada 13-11 Oktober 2021.

Dari tujuh nama itu, cuma pilar berusia 17 tahun itu dan gelandang berusia 25 tahun ini saja yang tidak mampu diturunkan sebagai lini bertahan. Artinya, stok bek mereka memang tengah menipis, terutama lini belakang tengah.

Sekarang, nahkoda asal Malang ini mempersiapkan banyak konsep dengan mengadakan bongkar pasang amunisi lantaran cuma menyisakan Mokhamad Syaifuddin di posisi lini belakang tengah. Sang arsitek hingga mencoba sejumlah winger dan striker, seperti Mochammad Supriadi di posisi bek.

“Kami tidak ada pemain belakang lagi. Ini pun tadi stopernya tinggal Syaifuddin. Saya juga masih memutar siapa yang akan bermain di bek kanan. Saya mencoba Supri, Rizky, Ady, karena kami tidak ada pemain (belakang),” ungkap pelatih Persebaya Surabaya.

Satu-satunya jalan keluar yang mampu ditempuh klub asal Kota Pahlawan ini adalah menginginkan punggawa Skuad Garuda mampu segera pulang. Empat nama itu sudah selesai dengan agenda Timnas Indonesia usai menang agregat 5-1 meladeni Chinese Taipei.

Masalahnya, dari empat nama itu, cuma pilar asal Papua itu yang mampu pulang. Tiga lainnya masih bakal diminta untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalma Kualifikasi Piala AFC U-23 2022 dan mulai menjalani TC mulai hari ini, Selasa (12/10/2021).

“Saya sudah komunikasi dengan manajemen, mudah-mudahan nanti setelah pertandingan pemain Persebaya bisa pulang. Memang tidak semua pemain bisa pulang. Mungkin Kambuaya yang bisa pulang, karena TC berikutnya untuk U-23. Mudah-mudahan Rian juga bisa pulang,” ucap Aji.

“Untuk yang lainnya, mudah-mudahan saja ada pemain yang bisa pulang, karena kami krisis pemain. Kami sudah mengajukan surat ke PSSI untuk bisa memahami kondisi Persebaya. Alie belum tentu bisa main, Arif juga,” imbuhnya.

Kalau keadaan ini masih berlanjut, Bajol Ijo diperkirakan akan kesusahan menjalani seri kedua ajang kasta tertinggi Indonesia yang tinggal menghitung hari. Persebaya dijadwalkan akan menghadapi Persipura Jayapura dalam jornada ketujuh di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (16/10/2021).
Gameweek 7

– Sabtu 16 Oktober 2021: 18.15 WIB – Persipura Vs Persebaya (Stadion Maguwoharjo)

Gameweek 8

– Kamis 21 Oktober 2021: 20.30 WIB – Persebaya Vs Persela (Stadion Maguwoharjo)

Gameweek 9

– Selasa 26 Oktober 2021: 20.45 WIB – Persija Vs Persebaya (Stadion Manahan)

Gameweek 10

– Minggu 31 Oktober 2021: 15.15 WIB – Persebaya Vs Persiraja (Stadion Maguwoharjo)

Gameweek 11

– Sabtu 06 November 2021: 20.45 WIB – Arema Vs Persebaya (Stadion Manahan)

advertisement
Mochammad Supriadi Dicoba Menjadi Bek, Apa Konsep Pelatih Persebaya Surabaya di Seri Kedua Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022? | admin | 4.5