advertisement

Curhat Ibrahim Bahsoun di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022: Saya Jarang Tampil Lantaran Terbentur Metode Permainan

Friday, October 8th, 2021 - berita bola
advertisement

Ibrahim Bahsoun, tengah dilanda kegundahan. Pasalnya, sang pilar tidak kerap diturunkan juru racik Joko Susilo selama enam duel seri 1 Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Kalau ditotal, winger ini cuma bermain salam 85 menit. Dia main 40 menit ketika Persik Kediri takluk dari Bali United 0-1 pada duel pembukaan, dan 45 menit dikalahkan PSM Makassar 2-3 pada jornada keempat.

Empat partai lainnya, pemain asal Lebanon ini tiga kali duduk di bangku cadangan tanpa sedetik pun menginjak rumput lapangan. Yang lebih menyesakkan dadanya, sang pilar satu kali tidak memakai kostum, saat Macan Putih dikalahkan Bhayangkara FC 0-2 pada jornada kelima.

“Saya jarang dapat menit bermain, karena sistem permainan yang diterapkan membuat saya tak dapat posisi,” katanya.

Pelatih asal Cepu itu lebih kerap memberi peran punggawa berusia 32 tahun ini beroperasi di sayap. Padahal menurut sang pemain bukan spesialisasinya.

“Tipe main saya bukan di sayap. Ini membuat saya tak bisa maksimal. Akhirnya orang menilai saya pemain jelek,” tuturnya.

Di tim sebelumnya, Akhaa Ahli Aley, Liga Lebanon, pemain berpostur tinggi 184cm ini berperan sebagai winger serang atau penyerang.

Dia berkeinginan juru racik anyar Macan Putih nanti mampu mengakomodasi dan melihat kemampuannya di laga selanjutnya.

“Saya datang jauh dari Lebanon ingin main. Saya ingin membantu Persik berprestasi. Saya malu dan sedih, jika hanya duduk di bangku cadangan dan jarang main. Saya yakin main bagus, bila saya main di depan,” tuturnya.

advertisement
Curhat Ibrahim Bahsoun di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022: Saya Jarang Tampil Lantaran Terbentur Metode Permainan | admin | 4.5