advertisement

Takluk Dari Persib Bandung di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Pelajaran Penting Bagi PSIS Semarang

Thursday, October 28th, 2021 - Trending
advertisement

Nahkoda PSIS Semarang, Ian Gillan, menerima kekalahan 0-1 yang dialami klubnya ketika meladeni Persib Bandung pada duel jornada kesembilan Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Selasa (26/10/2021). Sang arsitek menyebut kekalahan itu sudah memberikan pelajaran penting buat Mahesa Jenar.

Pada duel yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, klub asal Kota Lumpia ini kalah lewat gol tunggal Febri Hariyadi pada menit ke-61. Kekalahan dari Maung Bandung menjadi yang perdana dialami Mahesa Jenar di ajang kasta teratas Indonesia musim ini.

Pelajaran perdana yang diraih Mahesa Jenar adalah bagaimana cuaca yang hujan memengaruhi kesusahan punggawa dalam penuntasan akhir. Adapun pelajaran kedua yang diraih adalah klubnya mulai berani memakai variasi skema permainan.

“Pada pertandingan itu kami belajar mengenai situasi kala hujan yang membuat kami kesulitan melakukan penyelesaian akhir. Padahal kami sudah banyak mendapatkan peluang,” kata Ian Gillan.

“Terpenting adalah progres ke depan, terutama menggunakan sejumlah variasi formasi, seperti 4-5-1, 4-3-3, dan 4-2-3-1. Melawan Persib merupakan ujian bagi kami, namun setelah ini kami akan fokus ke pertandingan selanjutnya,” tegas pelatih asal Skotlandia itu.

Kekalahan dari Pangeran Biru membikin Mahesa Jenar harus turun ke peringkat ketiga dalam klasemen sementara. PSIS Semarang mengoleksi 18 angka dari sembilan pertandingan.

Tidak ingin berlarut dalam kekecewaan setelah takluk dari tim besutan Robert Alberts itu, Mahesa Jenar langsung fokus memandang duel berikutnya di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. PSIS Semarang bakal melawan Bali United pada partai jornada ke-10 yang dilaksanakan Minggu (31/10/2021).

Juru racik asal Skotlandia ini menyebut Mahesa Jenar bakal kembali ke Semarang untuk menyiapkan pertandingan menghadapi Serdadu Tridatu. Sang arsitek optimistis klubnya akan bangkit pada duel berikutnya.

“Hal terpenting adalah kami harus segera fokus ke pertandingan selanjutnya. Setelah ini, kami akan langsung pulang ke Semarang untuk mempersiapkan game plan menghadapi Bali United pada pertandingan selanjutnya,” ucap Ian Gillan.

Winger PSIS Semarang, Reza Irfana, menyebut sudah berjuang semaksimal mungkin untuk mampu memetik hasil positif meladeni Maung Bandung. Tetapi, hasil dan keberuntungan belum berpihak kepada PSIS Semarang.

Pilar berusia 22 tahun ini berkeinginan klubnya segera bangkit di ajang kasta tertinggi Indonesia itu. Sang pemain pula berniat untuk membantu Mahesa Jenar menumbangkan klub asal Pulau Dewata itu pada partai berikutnya.

“Dalam pertadingan tadi kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan bekerja keras. Memang belum rezekinya. Untuk laga selanjutnya kami akan bangkit lagi dan meraih hasil maksimal. Tentunya meraih kemenangan atas Bali United nanti,” tegas pemain berusia 22 tahun itu.

advertisement
Takluk Dari Persib Bandung di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Pelajaran Penting Bagi PSIS Semarang | admin | 4.5