advertisement

Persiraja Banda Aceh Berbekalkan Loyalitas dan Militansi untuk Menembus Batas di Piala Menpora 2021

Thursday, March 18th, 2021 - Trending
advertisement

Nyaris seluruh peserta Piala Menpora 2021 mengalami rintangan persiapan, yaitu kurangnya waktu. Gerakan taktis dan efektif diadakan dengan mengumpulkan kembali tim lama yang menjadi penghuni skuat di Liga 1 2020. Begitupun kebijakan yang diambil manajemen Persiraja Banda Aceh untuk bermain di Piala Menpora 2021.

Mayoritas pemain Persiraja Banda Aceh berkomitmen kembali, tapi tetap saja ada beberapa pilar yang terpaksa wajib absen. Tim besutan Hendri Susilo ini terpaksa kehilangan tiga pilar sekaligus yang berposisi sebagai penyerang, yaitu Husnuzhon, Aliyah Alfuad, dan Nazarul Fahmi. Alasannya lantaran menderita cedera lutut.

“Husnuzhon dan Aliyah Alfuad tidak dapat izin dari kesatuan TNI masing-masing. Sebenarnya mereka juga sedang cedera. Hal itu dialami ketika beruji coba dengan PSS di Yogya. Ketika kami melakukan persiapan kelanjutan Liga 1 2020 yagn akhirnya dihentikan total,” ujar pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo.

Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Ketika krisis bomber melanda, Laskar Rencong kehadiran Silvio Escobar. Sang pemain mampu menjadi solusi. Apalagi menilik rekam jejaknya sempat memperkuat beberapa tim Liga 1.

“Usia Escobar memang tidak muda lagi. Tapi, pengalamannya bisa menambah kepercayaan diri pemain lainnya. Saya berharap dia cepat beradaptasi, karena tim ini butuh striker,” ujar pelatih Persiraja Banda Aceh itu.

Selain hal teknis, Hendri Susilo pula wajib menyuntik psikologis Feri Komul dan rekan-rekan. yang merosot akibat libur panjang pasca-penyetopan ajang nasional dampak wabah Corona.

“Soal teknis, saya kira tidak ada masalah. Kendala terberat psikis pemain. Dalam benak mereka ada tanda tanya, apakah setelah turnamen ini Liga 1 bisa berjalan lagi. Nah, dalam hal ini saya harus meyakinkan anak-anak,” tutur Hendri Susilo.

Pelatih berusia 55 tahun ini pun menerangkan masalah keterusan Liga 1 2021 tergantung para amunisi dan stakeholder sepak bola Indonesia.

“Saya katakan kepada anak-anak, tergantung rapor di Piala Menpora. Bila turnamen ini menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan baik, insyaallah Liga 1 2021 bisa diputar,” ujarnya.

Eks asisten Benny Dolo di Persija itu pula tidak menampik bila amunisi Laskar Rencong menggantungkan nafkah dari sepak bola. Makanya, dia minta seluruh pilar bermain ngotot di turnamen pramusim ini.

“Rapor pemain tergantung kiprah mereka di Piala Menpora nanti. Apakah mereka main serius atau ogah-ogahan. Jika mereka all-out, saya merekomendasikan sang pemain untuk Liga 1 nanti,” jelasnya.

Apakah, pelatih Persiraja Banda Aceh itu sudah mengantongi satu catatan apik para punggawa Laskar Rencong. Apakah itu?

“Loyalitas. Mereka tetap loyal bersama Persiraja. Meski klub ini tidak semewah klub lain. Saya katakan juga Piala Menpora ini menjadi ujian loyalitas dan bukan untuk mencari uang. Kalau mau cari uang, nanti saat Liga 1 diputar,” tegasnya.

Loyalitas, menurut Hendri Susilo, menjadi bekal penting bagi Laskar Rencong di Piala Menpora dan Liga 1 2021 nanti.

“Loyalitas akan melahirkan militansi. Jika semua pemain tampil militan, kami tidak gentar menghadapi tim mana pun. Mentalitas itu yang saya terapkan selama menangani Persiraja,” tegasnya.

Hal loyalitas, militansi, dan kekeluargaan itu juga membikin empat punggawa asing Laskar Rencong di Liga 1 2020 lalu amat sedih saat ajang dimandekkan.

Tidak pelak, pilar asal Lebanon, Samir Ayass, pun langsung menganggukkan kepala untuk kembali ke Banda Aceh. Saat ini, sang amunisi tengah dalam perjalanan menuju kota berjulukkan Serambi Mekan tersebut.

“Ya. Samir Ayass mau kembali lagi. Tapi, kepastiannya menunggu bila dia sudah tiba di Banda Aceh. Kami tidak mau memberikan harapan palsu, terutama kepada suporter Persiraja,” ucap Ariful Usman, media officer Persiraja.

Pasalnya, meskipun pemain berusia 30 tahun itu sudah datang di Indonesia, dia belum tentu mampu bermain di turnamen pramusim ini.

“Dia harus mengikuti protokol kesehatan dulu. Semoga dia dalam kondisi prima. Kendala lain, apakah fisiknya juga siap untuk bermain di Piala Menpora,” ujarnya.

advertisement
Persiraja Banda Aceh Berbekalkan Loyalitas dan Militansi untuk Menembus Batas di Piala Menpora 2021 | admin | 4.5