advertisement

Persija Jakarta Ditahan Imbang Barito Putera Usai Marco Motta Tidak Berhasil Penalti, Pelatih Macan Kemayoran Sangat Marah

Saturday, November 6th, 2021 - Trending
advertisement

Juru racik Persija Jakarta, Angelo Alessio, kecewa dengan petikan 1-1 ketika meladeni Barito Putera pada duel jornada ke-11 Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Jumat (05/11/2021) malam WIB. Sang nahkoda menilai, tim besutannya seharusnya memetik kemenangan lantaran memiliki banyak peluang.

Pada duel yang dilaksanakan di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Macan Kemayoran harus kemasukkan lebih dulu pada menit ke-15 via aksi Aleksandar Rakic. Tetapi, Persija Jakarta sukses menyamakan skor pada menit ke-26 lewat brace Marko Simic.

“Saya rasa pada pertandingan babak pertama kami menciptakan dua hingga tiga peluang untuk mencetak gol. Sayangnya, kami kebobolan meskipun akhirnya mampu mencetak gol penyeimbang,” kata Angelo Alessio dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pada babak kedua, klub Ibukota tercatat memperoleh banyak peluang untuk menambah gol. Tetapi, kesempatan yang diperoleh masih bisa diantisipasi oleh lini belakang Laskar Antasari.

Termasuk peluang dari tendangan penalti pada menit ke-90+15. Sayangnya, Marco Motta yang menjadi eksekutor tidak berhasil menjalankan tugasnya usai sepakannya melayang tinggi di atas gawang Aditya Harlan.

“Pada babak kedua kami berusaha untuk mencetak gol tambahan dengan terus menyerang. Tendangan penalti seharusnya mampu mengubah hasil dan Marco Motta gagal mengeksekusinya. Inilah sepak bola, meskipun saya sangat kecewa dengan hasilnya karena kami punya banyak peluang untuk meraih tiga poin,” tegas pelatih asal Italia itu.

Petikan hasil seri ini tidak mengubah posisi Macan Kemayoran di daftar klasemen. Persija tertahan di urutan kedelapan dengan petikan 15 angka dari 11 duel.

Kekecewaan yang sama pula diungkapkan Maman Abdurrahman. Menurut sang punggawa, klubnya seharusnya mampu menang kalau sukses memaksimalkan peluang via tendangan penalti pada menit-menit akhir laga.

“Pertandingan malam ini hasilnya sangat mengecewakan. Apalagi ini pertandingan terakhir di seri kedua dan kami tidak bisa memanfaatkan peluang pada akhir pertandingan saat mendapatkan penalti,” ucap Maman.

“Namun, inilah sepak bola. Apapun bisa terjadi. Pastinya ini akan menjadi evaluasi buat kami dan akan kerja keras lagi pada seri ketiga,” tegas pemain berusia 39 tahun itu.

Statistik Liga 1 mencatat, Macan Kemayoran unggul seluruhnya dari Laskar Antasari. Persija punya 57 persen penguasaan bola berbanding 43 milik Barito Putera.

Macan Kemayoran bermain atraktif dengan melepaskan 12 peluang. Sayangnya, dari enam kesempatan tepat target yang diperoleh cuma satu yang menjadi gol.

Adapun Laskar Antasari tercatat punya enam peluang sepanjang pertandingan. Barito Putera punya tiga peluang akurat yang cuma satu menjadi gol.

advertisement
Persija Jakarta Ditahan Imbang Barito Putera Usai Marco Motta Tidak Berhasil Penalti, Pelatih Macan Kemayoran Sangat Marah | admin | 4.5