advertisement

Meneken Surat Untuk Presiden Joko Widodo, Joko Ribowo Mendukung Ajang Liga 1 2021/2022 Segera Bergulir

Saturday, July 31st, 2021 - Trending
advertisement

Media Sosial sedang diramaikan dengan postingan petisi yang dibikin oleh para pelaku sepak bola nasional. Surat terbuka ditandatangani oleh perwakilan punggawa dari tiap tim Liga 1, termasuk penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo, plus Presiden dan Wakil Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) supaya ajang sepak bola di Indonesia segera bergulir.

Surat ini memang diinisiasi APPI dan ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Asosiasi yang mewadahi pesepak bola profesional di Indonesia itu memang bergerak supaya penyelenggaraan ajang mampu segera memperoleh izin dari pemerintah usai terhenti selama sekitar 1,5 tahun.

Kiper asal Pati, turut mendukung petisi itu dan membubuhkan tanda tangannya sebagai perwakilan klub PSIS Semarang. Ia merasa prihatin lantaran sepak bola nasional vakum dalam waktu yang amat lama.

Dalam surat terbuka itu, ada tanda tangan dari perwakilan pilar 18 tim Liga 1, beserta Firman Utina dan Andritany Ardhiyasa yang mewakili APPI. Inti dari surat terbuka itu menyatakan aspirasi dan harapan pesepak bola sebagai bagian dari warga negara Indonesia supaya Presiden Joko Widodo dapat membuka jalan untuk ajang sepak bola Tanah Air.

Penjaga gawang berusia 32 tahun itu, menyebutkan bukan cuma pesepak bola profesional di level ajang Liga 1 dan Liga 2 yang terkena imbas. Tetapi, pula ajang Liga 3 sampai level pembinaan sepak bola usia dini turut terdampak.

“Bukan cuma pemain Liga 2 atau Liga 1 yang terkena imbasnya. Tapi, ya Liga 3 juga terkena imbas. Indonesia punya banyak pemain di klub Liga 3,” terang kiper PSIS Semarang itu, Kamis (29/07/2021).

Eks kiper Arema itu mengakui bahwa vakumnya ajang, baik dari Liga 1 sampai Liga 3, turut membawa dampak bagi banyak punggawa muda yang tengah dalam tahap proses menaikkan kemampuannya dan pengalaman.

Sementara di sisi lain, tidak adanya ajang pula berpengaruh kepada meredupnya potensi-potensi pilar muda serta prestasi Timnas Indonesia yang terancam meredup sebab para punggawanya tidak berajang secara resmi.

“Pemain-pemain muda juga terpengaruh, mendapatkan imbas dari vakumnya kompetisi sampai saat ini. Level pemain bisa meningkat karena banyak kompetisi. Kasihan adik-adik yang mau meningkatkan performa. Mereka jadi tertunda dalam meningkatkan kemampuan,” lanjut eks kiper Arema itu.

“Otomatis kalau kompetisi tidak ada, tim nasional juga pasti berbeda. Mau target setinggi apa pun kalau tidak ada kompetisi, tim nasional juga pasti terpengaruh,” tegas Joko Ribowo.

advertisement
Meneken Surat Untuk Presiden Joko Widodo, Joko Ribowo Mendukung Ajang Liga 1 2021/2022 Segera Bergulir | admin | 4.5