advertisement

Liga 1 Tidak Kunjung Berjalan, Bek Arema FC Hingga Menjual Tanah Supaya Dapurnya Tetap Ngebul

Sunday, January 31st, 2021 - Trending
advertisement

Lini belakang Arema FC, Syaiful Indra Cahya, merasai betul efek dimandekkannya Shopee Liga 1 akibat wabah Corona. Sang pemain mulai menguras tabungan demi menghidupi keluarganya di Malang.

Maklum, nyaris satu tahun tidak ada ajang membikin gaji yang diterimanya menyusut cuma menjadi 25 persen. Kondisi itu tidak cuma dialami oleh pemain asal Malang ini, namun pula mayoritas pesepak bola di Tanah Air.

“Sekarang hanya bisa berharap segera ada kabar baik kompetisi berjalan lagi, karena sudah lama tidak ada kompetisi efeknya luar biasa. Jenuh juga rasanya dengan situasi sepak bola saat ini,” kata pemain yang pernah membela Persija Jakarta dan Sriwijaya FC itu.

Selain menguras tabungan, amunisi berusia 28 tahun ini hingga menjual tanah supaya dapur di kediamannya tetap ngebul. Pasalnya, sang pilar tidak punya pemasukan lain di luar bayaran 25 persen yang diterima dari Singo Edan.

“Kontrak (di Arema) juga pada Februari habis. Sekarang hanya berdoa kompetisi segera berjalan. Atau paling tidak ada turnamen dulu lah,” sambung Syaiful Indra Cahya.

Sesungguhnya eks pemain PSIM Yogyakarta ini pernah berfikir untuk membikin bisnis. Tetapi, usaha itu dirasa kurang tepat kalau dilakukan pada masa wabah seperti ini. “Sempat terfikir bisnis. Tetapi, kondisi masih seperti ini,” jelasnya.

Opsi lain sejatinya masih ada, yaitu tampil di luar negeri seperti yang dijalankan beberapa punggawa Indonesia. Tetapi, hingga saat ini pemain berpostur tinggi 177cm ini belum memperoleh tawaran dari tim luar.

“Kalau tawaran main di luar negeri, dulu ada. Setelah SEA Games 2015 ada tawaran main di Bahrain. Tetapi saya tidak mau. Waktu itu masih ingin main di Arema, karena faktor keluarga,” sambungnya.

Pada musim ini, mantan bek Semen Padang itu untuk kedua kali tampil di klub asal Malang ini. Tim di mana dia mampu selalu dekat dengan buah hati dan kekasihnya.

Sayangnya, saat eks amunisi Bali United ini kembali ke Arema pada awal 2020, ajak justru cuma berjalan tiga duel, berlainan dengan musim 2016 hingga 2018. Saat itu dia lama memperkuat klub kebanggaan Aremania itu dan dapat peluang bermain dalam 46 duel resmi.

advertisement
Liga 1 Tidak Kunjung Berjalan, Bek Arema FC Hingga Menjual Tanah Supaya Dapurnya Tetap Ngebul | admin | 4.5