advertisement

Kemenkes Menjawab Siti Fadilah: Tidak Ada pendramaan Dari Varian Omicron

Tuesday, December 21st, 2021 - Trending
advertisement

Metalovdeath.com – Pemerintah membantah ucapan dari Siti Fadilah mantan Menteri Kesehatan, yang menyebut kalau penyebaran virus Covid-19 varian Omicron dipendramaan. Siti Nadia Tarmizi sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan membantah dengan memaparkan kalau saat ini penyebaran virus Omicron di dunia sudah terhitung sangat parah. Seperti kejadian di Eropa yang hampir mencapai di angka puluhan ribu per hari untuk kasus virus yang positif.

Baca juga artikel : Special Promo Cashback tahun Baru Di Situs Pokerace99 Online

Sampai fasilitas kesehatan di Amerika Serikat mereka mulai kewalahan. “Nggak ada pendramaanlah. Kita bisa lihat di negara Inggris dengan penambaan 90 ribu kasus per hari, Belanda sudah melakukan lockdown, Swiss dalam masa pengetatan, dan Amerika Serikat untuk fasilitas kesehatannya mulai kewalahan karena sudah banyak orang yang tertular,” ujar Nadia pada CNNIndonesia.com, pada hari Senin tanggal 20 Dec 2021.

Menurut Nadia, yang paling penting saat ini adalah agar masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran, penularan dan tidak perlu terlalu panik dalam amsalah ini. Siti Fadilah sebelumnya juga mengungkapkan kalau virus Omicron hanya perkembangan dari virus lama dan hanya mutasi kecil. “Kemudian dipendramaan itu sepertinya. Mati lho kalau memang ada virus Omicron,” kata Siti dalam wawancaranya bersama RealitaTV.

Terlebih Siti juga mengungkapkan kalau mutasi kecil yang terjadi di virus Covid-19 tidak banyak mengubah hanya dampak dari virus covid-19 ini. “Virus Omicron dengan virus yang lama sama keganasannya, keparahannya, kemenakutkannya, seharusnya sama atau lebih menurun,” tambahnya. Di sisi lain, Budi Gunawan Sadikin selaku Menteri Kesehatan mengatakan kalau virus jenis varian Omicron itu memiliki kemampuan penularan yang berkali-kali lipat dari virus varian Delta.

Terbukti, kalau dalam dua minggu lalu, untuk kasus varian Omicron itu berjumlah sekitar 7.900 kasus yang ada di dunia. Sementara pada minggu lalu dilaporkan kalau untuk kasus Omicron itu sudah bertambah 8 kali lipat menjadi 62.342 kasus. Dengan rincian negara yang terbanyak yaitu Inggris 37 ribu kasus, Denmark 15 ribu kasus, Norwegia 2 ribu kasus, Afrika Selatan 1.300 kasus, dan Amerika Serikat sekitar 1.000 kasus.

advertisement
Kemenkes Menjawab Siti Fadilah: Tidak Ada pendramaan Dari Varian Omicron | admin | 4.5