advertisement

Alasan Bek Persija Jakarta Betah Berkarier di Indonesia

Thursday, January 21st, 2021 - Trending
advertisement

Ajang sepak bola Indonesia memang belum berada di level profesional sepenuhnya. Meski begitu, atmosfer ajang dan militansi fans yang mendukung klub kebanggaan bertanding menjadi magnet tersendiri buat pilar asing, termasuk Otavio Dutra, punggawa berdarah Brasil.

Pemain berusia 37 tahun ini telah berkiprah di ajang Indonesia sejak 2010 dan telah berstatus Warga Negara Indonesia sejak 2019. Ia telah memperkuat sebanyak tim, seperti Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, dan Persija Jakarta.

Dalam channel Youtube Tik Tak Football First, pemain kelahiran Brasil ini mengungkapkan alasan mereka betah cukup lama di Indonesia. sejak perdana kali hadir ke Tanah Air pada 2010, menyatakan langsung jatuh cinta dan menyimpan harapan menetap di Indonesia. Ia pun menerangkan kecintaannya kepada Tanah Air bukan lantaran uang.

“Saya suka dengan keramahan orang Indonesia. Alam dan cuacanya pun hampir sama dengan Brasil. Dan yang utama, istri dan anak saya juga betah di Indonesia,” ungkap Dutra.

Itulah mengapa saat ada peluang untuk menjadi Warga Negara Indonesia, eks pemain Persipura itu langsung mengambilnya. Sang bek dan keluarga kecilnya resmi menyandang status WNI pada 2019.

Usai menjadi WNI, harapan amunisi berpostur tinggi 190cm ini untuk berkontribusi dengan sepak bola semakin besar. Ia telah memulainya dengan mengiringi kursus kepelatihan lisensi C AFC di Bali pada 1 sampai 15 November lalu.

Kecintaan kepada Indonesia dan sepak bolanya menjadi alasan pemain bernomor punggung 5 di Persija Jakarta itu dan Renan Silva menyempatka waktu mengunjungi sebuah sepak bola di Depok beberapa waktu lalu. Meski memperoleh gaji, keduanya amat semangat berbagai pengalaman sekaligus memotivasi punggawa supaya tetap fokus kepada impian.

“Saya malah menghadapi situasi yang lebih sulit dari kalian. Tapi, saya memiliki tekad dan fokus untuk meningkatkan kemampuan dari hari ke hari. Hasilnya lewat sepak bola, saya mendapatkan segalanya,” ungkap Dutra di hadapan puluhan pemain muda SSB tersebut.

Eks pemain Gresik United itu bercerita selain cuma main di lapangan, tanpa rumput dan berpasir, nutrisi yang diterimanya jauh dari kata komplit.

“Saya berasal dari keluarga miskin. Orang tua saya sudah bercerai sejak saya masih kecil. Saya dibesarkan oleh mama. Setiap hari saya hanya makan nasi dan telur,” kenang Dutra.

Mantan bek Bhayangkara ini pun percaya suatu saat Indonesia mampu kembali sejajar dengan negara tangguh di Asia, seperti Jepang dan Thailand.

“Yang penting ada dukungan penuh dari pemerintah dan PSSI terhadap pembinaan usia muda. Jangan hanya fokus ke level atas, karena pemain muda adalah masa depan sepak bola Indonesia,” tegas Dutra.

advertisement
Alasan Bek Persija Jakarta Betah Berkarier di Indonesia | admin | 4.5