advertisement

PSIS Semarang Siap Bermain di Piala Menpora 2021: Ajang untuk Mengembangkan Punggawa Muda

Saturday, March 13th, 2021 - berita bola
advertisement

PSIS Semarang memandang turnamen pramusim Piala Menpora 2021 dengan nuansa yang berlainan. Akan banyak amunisi muda yang bakal bermain bareng tim asal Kota Atlas ini selama event pramusim itu dihelat.

Mahesa Jenar terlabuh dalam Grup A bareng Arema FC, Tira Persikabo, dan Barito Putera. Keempat klub itu akan bermain di Stadion Manahan, Solo, yang membikin tim kebanggaan Panser Biru dan Snex ini cukup diuntungkan lantaran lokasinya yang tidak sangat jauh dari Semarang.

Tim muda Mahesa Jenar akan lebih dimaksimalkan dalam gelaran Piala Menpora. Deretan amunisi dengan umur yang masih belia banyak menghiasi PSIS, seperti Alfeandra Dewangga, Kartika Vedhayanto, Adhitya Jorry Guruh, Pratama Arhan Alif, Bahril Fahreza, dan Yofandani Damai.

Kemudian terdapat nama lain seperti Eka Febri, M. Ridwan, Tegar Infantrie, dan M. Fadli. Mayoritas dari mereka diorbitkan sendiri oleh Mahesa Jenar via program Elite Pro Academy (EPA) sejak tahun lalu.

Belum lagi pilar yang berada di umur emas pula bakal menjadi tumpuan PSIS Semarang, seperti Fredyan Wahyu, Andreas Ado, Wahyu Prasetyo, dan Septian David Maulana.

Para amunisi muda itu bakal berkolaborasi dengan deretan pilar senoir yang telah lebih dulu menempati skuat Mahesa Jenar. Hari Nur Yulianto, Safrudin Tahar, Fandi Eko Utomo, Jandia Eka Putra, dan Joko Ribowo, mampu menjadi mentor bagi amunisi-amunisi muda.

Mahesa Jenar pula masih menanti kehadiran sejumlah pemain asing yang dipastikan tidak berubah dari musim lalu. Adanya keterikatan masa bakti membikin PSIS memang tidak butuh berburu amunisi asing. Keempat legiun asing yang dimiliki Mahesa Jenar antara lain Bruno Silva, Jonathan Castillana, Flavio Beck Jr, dan Wallace Costa.

“Dengan bergulirnya turnamen pramusim, kami sekalian mencoba hasil dari bidikan di akademi PSIS. Apalagi banyak yang berkualitas,” ujar General Manager PSIS Semarang, Wahyu Winarto.

“Makanya kami akan memadukan pemain senior dan junior dalam turnamen pramusim ini. Setidaknya turnamen ini nantinya menjadi kesempatan untuk melihat kualitas tim,” katanya.

Pada turnamen pramusim nanti, tidak ada perubahan yang berarti tentang susunan tim Mahesa Jenar. Tren bagus yang dilalui pada awal Shopee Liga 1 2020 mampu menjadi pedoman, cuma minus empat legiun asing.

Untuk sementara Mahesa Jenar memang belum dipimpin langsung oleh Dragan Djukanovic yang masih berada di Serbia. Meskipun terpisah jarak, sang pelatih berkoordinasi dengan asistennya, Imran Nuhamarury, untuk faktor teknis di taktik permainan.

Mulai dari pos kiper, secara bergantian saling mampu dimainkan, yaitu Jandia Eka Putra dan Joko Ribowo. Empat palang pintu bakal diduduki oleh Fredyan Wahyu di kanan, Pratama Arhan Alif di sisi kiri. Serta duet stopper Rio Saputro dan Frendi Saputra bisa saja dijajal.

Tiga posisi winger tengah berkesempatan dihuni oleh Finky Pasamba, Eka Febri, dan Tegar Infantrie. Sementara tiga lini depan berkesempatan diplot oleh Komarodin, Septian David Maulana, dan bomber Hari Nur Yulianto.

Susunan itu tidak jauh berlainan oleh Mahesa Jenar menjalani tiga partai awal di Shopee Liga 1 2020 dengan modal dua kemenangan dan sekali takluk. Materi yang terlihatnya masih bakal tetap dipertahankan PSIS Semarang dan menambah jam terbang para pilar mudanya.

Dengan mengandalkan punggawa lokal yang sebagian masih berumur belia, tim besutan Dragan Djukanovic ini berkesempatan menjadi klub yang mengagetkan. Terutama mengenai adaptasi di klub yang sudah lama terjaga.

Saat banyak tim lain membongkar pasang tim dengan menggaet pilar anyar, termasuk amunisi asing, Mahesa Jenar justru menjajal untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki semua punggawa lokal.

Tercatat Mahesa Jenar mengadakan persiapan dua pekan sebelum sepak mula Piala Menpora, waktu relatif cukup mepet untuk memulihkan keadaan fisik maupun mental berlaga para pilarnya.

Dengan tidak ada sasaran tinggi-tinggi yang dicanangkan manajemen tim, PSIS Semarang diyakini bakal bermain tanpa beban. Para amunisi diberikan peluang mengeluarkan segala potensi yang dimiliki, tanpa wajib dibebani sasaran yang tinggi.

CEO Mahesa Jenar, Yoyok Sukawi, menekankan semua pilar PSIS bisa menjadikan event pramusim ni sebagai medan pemanasan sebelum main di ajang resmi Liga 1.

“Kami juga sudah memulai persiapan dengan mengandalkan pemain lokal untuk menambah jam terbang mereka. Ini menjadi ajang pemanasan setelah setahun vakum. Piala Menpora ini difokuskan untuk pemanasan sebelum kompetisi resmi Liga 1,” jelasnya.

Kiper: Jandia Eka Putra, Joko Ribowo, Yofandani Damai.

Belakang: Fredyan Wahyu, Rio Saputro, Alfeandra Dewangga, Kartika Vedhayanto, Safrudin Tahar, Soni Setiawan, Rian Ardiansyah, Pratama Arhan, Frendi Saputra.

Tengah: Mahir Radja, Tegar Infantrie, Eka Febri, Aditya Jorry, Finky Pasamba, Aditya Jorry, Fandi Eko Utomo.

Depan: Hari Nur Yulianto, Andreas Ado, Septian David Maulana, Komarodin.

Pelatih: Dragan Djukanovic.

Asisten pelatih: Imran Nahumarury.

advertisement
PSIS Semarang Siap Bermain di Piala Menpora 2021: Ajang untuk Mengembangkan Punggawa Muda | admin | 4.5