advertisement

Persita Tangerang Ditahan Seri Borneo FC, Pelatih Pendekar Cisadane Mengkritik Kemampuan Kerja Wasit

Monday, October 4th, 2021 - berita bola
advertisement

Arsitek Persita Tangerang, Widodo C. Putro, kecewa dengan kepemimpinan wasit Iwan Sukoco dalam duel meladeni Borneo FC, Sabtu (02/10/2021).

Menurut nahkoda asal Cilacap ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) seharusnya mengadakan evaluasi kinerja wasit itu yang kerap mengeluarkan keputusan kontroversial.

Pernyataan yang pelatih berusia 50 tahun itu keluar usai tim besutannya ditahan seri Pesut Etam dalam duel jornada keenam Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Sang arsitek menilai, keputusan wasit Iwan Sukoco memberi kartu kuning kedua untuk Irsyad Maulana tidak tepat.

Pemain bernomor punggung 88 di Persita Tangerang ini dikeluarkan wasit pada menit ke-43 lantaran dianggap menjalankan diving ketika dijegal palang pintu Pesut Etam, Nuriddin Davronov. Juru racik Persita Tangerang itu menyebut, seharusnya tim besutannya yang memperoleh tendangan bebas, bukan kartu merah.

“Mengenai keputusan wasit, saya ada rekaman video. Jadi, itu betul-betul seharusnya kami mendapatkan tendangan bebas,” kata Widodo Cahyono Putro.

“Saya berharap PT Liga mengevaluasi wasit ini yang namanya Iwan Sukoco karena sepengalaman saya melatih, ini wasit terus diliputi kontroversi. Akan tetapi, kenapa masih dipakai? Ini menjadi tanda tanya buat saya,” tegas Widodo.

Tambahan satu angka membikin Pendekar Cisadane bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022. Pesita mengemas delapan angka hasil enam kali tampil.

Mantan pelatih Bali United itu tidak lalai mengapresiasi kinerja anak didiknya. Menurutnya, para punggawa bisa bermain impresif dengan tampil seri usai tertinggal dua gol lebih dulu.

Eks juru taktik Sriwijaya FC berkeinginan, drama dalam duel di sepak bola Indonesia tidak lagi terulang. Supaya sepak bola Tanah Air lebih maju dan profesional.

“Saya salut pada pemain yang telah bekerja keras. Mungkin bisa melebihi kemampuan mereka karena banyak drama tadi di dalam permainan,” tegas Widodo.

Pendekar Cisadane bermain atraktif dalam duel meladeni Borneo FC. Persita memang takluk dalam penguasaan bola yaitu 36 persen.

Tetapi, tim besutan Widodo C. Putro ini tercatat mendapatkan 11 peluang ketika meladeni Pesut Etam. Jumlah itu terdiri dari enam sepakan melenceng dan lima percobaan tepat target.

Adapun klub asal Samarinda itu cuma memperoleh lima percobaan yang empat di antaranya tepat target. Padahal, secara penguasaan bola mencapai 64 persen.

advertisement
Persita Tangerang Ditahan Seri Borneo FC, Pelatih Pendekar Cisadane Mengkritik Kemampuan Kerja Wasit | admin | 4.5