advertisement

Penjelasan Pelatih Madura United Tentang Punggawa Muda Laskar Sape Kerrab yang Kurang Peluang di Piala Menpora 2021

Wednesday, April 7th, 2021 - berita bola
advertisement

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, pernah minta kepada nahkoda Rahmad Darmawan untuk memberi peluang kepada pilar muda di Piala Menpora 2021. Totalm ada 10 punggawa berumur di bawah 22 tahun dalam tim asal Pulau Garam itu saat ini.

Laskar Sape Kerrab pula sudah menjalani seluruh duel, sebanyak empat partai, di Grup C dengan bertemu Persebaya Surabaya, Persik Kediri, PSS Sleman, dan Persela Lamongan.

Tetapi, cuma setengah dari total amunisi muda tim besutan Rahmad Darmawan yang dimainkan selama Grup C, di antaranya adalah Kevy Sahertian, Ronaldo Joybera Kwateh, Kadek Raditya Maheswara, Samuel Christianson, dan Fadillah Nur Rahman.

Lima punggawa lain belum unjuk kebolehan, yaitu Fawaid Ansory, Muhammad Rizki, Make Aldo Maulidino, Erik Gamis Sanjaya, dan Maulana Romadhon.

Nahkoda Madura United, Rahmad Darmawan, mengutarakan alasan di balik keputusannya itu. Sang pelatih mempertimbangkan momen yang tepat untuk dalam memberi peluang tampil kepada para amunisi belia.

“Kami tentu sangat berhitung dalam memberi kesempatan pemain muda untuk bermain kapan dan di mana, dan perannya bagaimana. Jujur, satu hal, kami prospek jangka panjang pemain yang kami punya, terutama pemain muda,” ungkap RD.

Dari 10 nama, cuma Kevy Sahertian yang selalu bermain dalam empat partai yang dimainkan Laskar Sape Kerrab di Grup C Piala Menpora 2021. Itu pun dia cuma sekali saja masuk starting eleven. Sisanya sebagai pilar pengganti.

Lalu, Ronaldo berada di posisi kedua dengan tiga laga yang seluruhnya berstatus sebagai pengganti. Pada umurnya yang masih 16 tahun dia justru memperoleh peluang lebih banyak dari teman-temannya yang lain.

Arsitek berusia 54 tahun ini merasa tidak butuh tergesa-gesa memainkan amunisi muda. Pasalnya, mereka masih kurang pengalaman dan dibutuhkan momen yang tepat. Keperluan klub dalam tiap laga pula berlainan.

“Saya akan melindungi yang bersangkutan (pemain muda), sekaligus memberi pengalaman yang bersangkutan untuk suatu saat ada di waktu yang pas untuk berkembang dalam pertandingan,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu.

“Dalam waktu yang tersisa, kami menggelar uji coba dengan tim lokal Bandung. Kami juga ingin memberi kesempatan kepada pemain yang tidak sempat bertanding di Grup C, meski dalam uji coba,” imbuhnya.

advertisement
Penjelasan Pelatih Madura United Tentang Punggawa Muda Laskar Sape Kerrab yang Kurang Peluang di Piala Menpora 2021 | admin | 4.5