advertisement

Mempunyai Status Bebas Tim, Charis Yulianto Berkeinginan Tetap Bertahan Bareng Arema FC

Monday, February 8th, 2021 - berita bola
advertisement

Masa kerja asisten nahkoda Arema FC, Charis Yulianto, bareng tim asal Malang ini sudah berkesudahan pada akhir Januari 2021. Sekarang ia berstatus bebas tim lantaran manajemen Singo Edan belum memberi penawaran perpanjangan masa bakti.

Manajemen klub kebanggaan Aremania itu terlihatnya baru bakal mengambil keputusan terkait masa kerja amunisi dan staff juru racik usai memperoleh kejelasan tentang kapan ajang Liga 1 2021 bergulir. Tetapi, pria asal Blitar ini tidak berpikir untuk angkat koper dan setia untuk menanti momen tersebut.

“Harapannya masih tetap dan memprioritaskan bersama Arema FC. Tapi, semua tergantung kepada manajemen,” ujar Charis Yulianto.

Meskipun belum ada tawaran perpanjangan masa bakti, pria berusia 42 tahun ini mengaku masih terus berhubungan intens dengan skuat juru latih, punggawa, dan manajemen Singo Edan.

Bahkan pada 2021 ini, pria berpostur tinggi 183cm itu pula punya konsep untuk hijrah domisili ke Malang. Ia dan keluarganya telah merasa betah berada di Malang.

Konsep itu mampu terjadi pada musim ini kalau tetap bareng Singo Edan. Kalau tidak, tentunya mereka bakal tetap berdomisili di Bekasi. Faktor inilah yang membikin eks asisten pelatih Borneo FC itu berkeinginan segera ada kejelasan kapan sepak bola mampu bergulir kembali sehingga manajemen Arema mampu membentuk proyeksi untuk musim 2021 sekaligus menentukan siapa saja yang bakal memperoleh masa bakti anyar.

“Semoga segera ada kepastian kompetisi. Itu harapan semua pelaku sepak bola pastinya,” ujar asisten pelatih Arema FC itu.

Charis Yulianto memang telah tidak asing dengan Malang. Saat masih aktif tampil, sang pria memulai karier profesionalnya sebagai amunisi Singo Edan pada 1997 sampai 2002. Usai itu merantau ke sebanyak tim, seperti PSM Makassar, Persib Bandung, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persela Lamongan, sampai Selangor FA, ia pula menyudahi karier sebagai pilar di Arema pada 2012.

Itulah yang membikin Charis Yulianto merasa langsung betah ketika kembali ke Singo Edan sebagai asisten arsitek pada musim 2020. Saat itu sang pria hadir satu paket dengan Mario Gomez dari Borneo FC.

Tetapi, sejak Singo Edan menghelat latihan di tengah wabah Corona, gerbong pelatih asal Argentina ini memilih angkat koper dengan berbagai alasan, mulai dari tidak sepakat dengan pemotongan upah sampai 75 persen, meneruskan karier di ajang luar negeri yang tetap bergulir, sampai ada yang gantung sepatu.

Keadaan itu membikin gerbong eks arsitek Persib Bandung ini menyisakan Charis Yulianto seorang. Saat itu, sang nahkoda berpesan supaya Charis tetap di Singo Edan untuk membantu skuat juru racik berikutnya.

advertisement
Mempunyai Status Bebas Tim, Charis Yulianto Berkeinginan Tetap Bertahan Bareng Arema FC | admin | 4.5