advertisement

Legiun Asing Persib Bandung Sudah Vaksin, Nahkoda Maung Bandung Masih Gelisah

Monday, August 23rd, 2021 - berita bola
advertisement

Juru racik Persib Bandung, Robert Alberts, menerangkan seluruh punggawa dan ofisial klubnya sudah melakoni dua kali vaksinasi Corona sebagai syarat untuk mampu mengarungi ajang BRI Liga 1 2021/2022 yang bakal mulai dihelat pada 27 Agustus 2021 mendatang.

Tetapi, faktor itu tidak lepas membikin masalah berkesudahan. Justru masalahnya adalah seluruh yang terlibat dalam ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022 wajib punya akun aplikasi Peduli Lindungi di ponsel masing-masing.

Dalam aplikasi itu ada sertifikat vaksinasi yang menyertakan nomor induk kependudukan (NIK) dari Kartu Tanda Penduduk (KTP). Faktor itu cukup menyusahkan bagi legiun asing, termasuk yang sudah melakoni vaksinasi seperti yang diadakan oleh para pilar impor Pangeran Biru.

“Semua pemain asing tidak memilikinya, jadi kami tidak punya bukti sudah divaksin selain bukti di atas kertas. Kini PSSI sedang mencoba mengatasi masalah ini karena semua orang asing di dalam tim sudah divaksin, tapi tidak bisa mengunduh aplikasinya karena tidak punya NIK,” tegas Robert Alberts.

Nahkoda asal Belanda itu pula berkeinginan PSSI dan PT LIB mampu segera mengatasi masalah itu sebab kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 bakal bergulir sepekan lagi.

“Saya berharap bisa segera diatasi karena meski orang asing, baik pemain dan pelatih, kami juga ingin bisa berpartisipasi dalam kegiatan apa pun,” tegas pelatih Persib Bandung itu.

Arsitek berusia 66 tahun ini menerangkan tidak ada masalah lain menyongsong ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022. Paling penting baginya adalah kompetisi Liga 1 segera bergulir lagi usai 1,5 tahun lebih tidak berjalan.

“Jadi bagi saya ini bukan soal setuju atau tidak. Ini hanya menerima apa yang terjadi sekarang. Kami sudah banyak berdebat antara setuju dan tidak setuju selama 1,5 tahun dan tidak ada perkembangan,” ujar Robert.

“Kini saya setuju agar liga digelar lagi. Mengenai apa yang terjadi di sekitarnya, itu tidak penting. Terpenting liga berjalan kembali karena tidak bagus juga kalau kompetisi terlalu lama berhenti,” lanjut pelatih Persib Bandung asal Belanda itu.

Mantan arsitek PSM Makassar itu mengakui Maung Bandung belum maksimal dalam faktor persiapan. Apalagi Kota Bandung masih memberlakukan PPKM sampai 23 Agustus 2021 sampai susah untuk mengadakan latihan bareng.

“Kami yang berada di Bandung harus menerima aturan yang berlaku. Kami tidak bisa melanggar itu,” ujar Robert Alberts.

“Suatu hal yang normal kami harus mematuhinya, dan yang penting juga adalah liga akan dimulai karena tanpa liga tidak akan ada latihan, tidak ada sepak bola, dan tidak ada harapan,” cetusnya.

advertisement
Legiun Asing Persib Bandung Sudah Vaksin, Nahkoda Maung Bandung Masih Gelisah | admin | 4.5