advertisement

Kiper Persebaya Surabaya Mengenai Penjaga Gawang Idola dan Cerita Menarik Dalam Kariernya

Friday, November 26th, 2021 - berita bola
advertisement

Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Satria Tama mengungkapkan sosok punggawa idolanya yaitu mendiang Choirul Huda, legenda Persela Lamongan.

Di mata kiper asal Sidoarjo ini, almarhum bukan cuma penjaga gawang tumpuan Laskar Joko Tingkir tapi pula kapten yang mengayomi semua pilar dengan ketegasan dan kewibawaannya.

“Kebetulan saya juga berposisi kiper. Almarhum adalah inspirasi dan anutan saya dalam berkarier sebagai kiper,” ungkap Satria Tama.

Menurut penjaga gawang berusia 24 tahun itu, seorang kiper harus punya mental dan stamina yang baik.

“Beban seorang kiper berbeda dengan pemain di posisi lain. Satu kesalahan kecil saja akibatnya fatal buat tim. Itulah mengapa saya selalu berusaha terus menjaga konsetrasi saat tampil di lapangan. Serta stamina dengan menjaga pola makan dan istirahat teratur,” kata Satria Tama.

Kiper Persebaya Surabaya ini termasuk penjaga gawang papan atas yang beredar di ajang kasta tertinggi Indonesia. Tapi, sang kiper belum merasai atmosfer duel di Kompetisi BRI Liga 1 lantaran melakoni perawatan untuk memulihkan cedera lutut yang menimpanya ketika Bajol Ijo beruji tanding dengan klub asal Kota Soto itu, Juni silam.

Pantasnya seorang punggawa, penjaga gawang berpostur tinggi 180cm ini pula menyimpan pengalaman unik ketika bermain di lapangan hijau. Peristiwa itu terjadi bukan pada ajang resmi.

Waktu itu, eks kiper Madura United itu tampil pada sebuah turnamen sepak bola kampung. Kebetulan lapangan sepakbola turnamen itu berdekatan dengan rumah warga yang beternak kambing. Alhasil, ketika jeda laga, kambing ternak itu masuk ke lapangan untuk memakan rumput.

“Pemain kedua tim terpaksa ramai-ramai menghalau kambing-kambing itu keluar lapangan agar kembali bisa bermain,” tutur Satria Tama.

Sebagai penjaga gawang yang sudah berkiprah di ajang kasta teratas, mantan kiper Timnas Indonesia U-19 itu pula membagikan kiatnya buat punggawa muda.

“Terus fokus berlatih dan jangan pernah putus asa. Juga jangan lupa selalu berdoa,” kata Satria Tama yang selalu menyempatkan diri menghubungi orangtua dan istri sebelum tampil bersama tim yang dibelanya ini.

advertisement
Kiper Persebaya Surabaya Mengenai Penjaga Gawang Idola dan Cerita Menarik Dalam Kariernya | admin | 4.5