advertisement

Fajar Handika, Kedalaman Sektor Tengah PSM Makassar di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 Semakin Jos

Friday, September 17th, 2021 - berita bola
advertisement

Mantan winger RANS Cilegon, Fajar Handika sudah berlabuh dalam latihan PSM Makassar yang bersiap meladeni Persebaya Surabaya pada jornada ketiga kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.

Pemain berusia 32 tahun ini membikin kedalaman sektor tengah klub asal Makassar itu akan lebih baik. Lantaran selain sang pilar, manajemen Juku Eja pula sudah menjalin kesepakatan dengan winger berpaspor Kirgistan, Bektur Talgat Uulu.

Sebelumnya, pada dua pertandingan awal Juku Eja di ajang kasta teratas Indonesia musim 2021/2022, juru racik Milomir Seslija menurunkan empat winger Wiljan Pluim, Sutanto Tan, Rasyid Bakri dan M. Arfan. Cuma nama terakhir yang ditarik keluar saat PSM Makassar meladeni Madura United di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (12/09/2021).

“Fajar akan membuat saya mendapatkan opsi pemain di lini tengah,” ujar Milo kepada awak media Makassar.

Menurut pelatih kelahiran Bosnia itu, tim besutannya perlu winger bertahan yang mempunyai pengalaman seperti punggawa kelahiran Deli Serdang ini. Selain RANS Cilegon, sang punggawa sempat berseragam PSDS Deli Serdang, PSPS Pekanbaru, Persela Lamongan, Pro Duta, Gresik United, Mitra Kukar, Madura United, Barito Putera dan Kalteng Putera.

Kedatangan pilar berpostur tinggi 175cm itu membikin persaingan di sektor tengah Juku Eja untuk menjadi starter akan lebih ketat. Apalagi kalau Bektur Talgat sudah berlabuh.

Jika kedua pemain itu bermain sebagai starter secara berbarengan, maka ada tiga winger sekaligus yang kehilangan tempat yaitu Arfan, Sutanto dan Rasyid. Lantaran satu tempat di sektor ini dipastikan jadi milik sang kapten, Wiljan Pluim.

Dengan tinggi diatas 175 cm, trio Pluim-Fajar-Bektur kemungkinan besar menjadi alternatif utama eks juru racik PSM Makassar itu yang sejak awal memerlukan lini tengah berpostur ideal.

Kalangan pendukung mengetahui keputusan manajemen dan juru taktik yang menggaet dua winger bertahan sekaligus. Seperti diujarkan Andi Coklat, eks jenderal lapangan The Maczman kepada Bola.com, Kamis (16/09/2021).

“Saya menilai perekrutan Fajar dan Bektur murni kebutuhan tim. Karena tidak mungkin PSM memainkan materi yang sama di lini tengah sepanjang musim. Soal seberapa besar efektivitas dan kontribusi keduanya, kita lihat saja perkembangannya,” ungkap Andi Coklat.

Andi Coklat menambahkan, bercermin pada dua partai awal Juku Eja, PSM Makassar masih bermasalah pada posisi penyerang murni. Anco Jansen yang diinginkan menampilkan peran itu terkesan lebih cenderung sebagai winger serang.

Andi Coklat merujuk pergerakan pemain kelahiran Belanda itu yang lebih banyak diluar area kotak terlarang. Alhasil, Ilham Udin Armaiyn yang sejatinya berposisi asli sebagai striker sayap justru selalu melesakkan gol pada dua pertandingan awal Juku Eja lantaran kerap berada di kotak penalti musuh dibandingkan bomber berusia 32 tahun tersebut.

“Kalau di posisi stoper, saya menilai tak ada masalah karena Serif Hasic (Bosnia) sudah berada di Jakarta. Di posisi ini juga masih ada Abdul Rahman,” pungkas Coklat.

advertisement
Fajar Handika, Kedalaman Sektor Tengah PSM Makassar di Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 Semakin Jos | admin | 4.5