advertisement

Dua Kali Partai Pemuka Menghadapi Tira Persikabo, Ini Kata Ahmad Alfarizi

Monday, March 15th, 2021 - berita bola
advertisement

Arema FC memainkan duel pembuka di Piala Menpora 2021. Klub asal Malang ini bakal meladeni Tira Persikabo di Stadion Manahan, Solo pada 21 Maret.

Itu sekaligus laga perdana Grup A. Sesungguhnya, perjumpaan dengan Laskar Padjajaran tidak asing bagi Singo Edan. Pada Liga 1 2020, mereka pula bertemu Tira Persikabo di pekan perdana. Saat itu, tim kebanggaan Aremania ini menang 2-0 di Stadion Pakansari, Bogor.

Lini belakang senior Arema, Ahmad Alfarizi mengakui kalau dia tidak asing lagi menghadapi Laskar Padjajaran meski saat ini susunan kedua klub sudah berlainan.

“Gambaran tentang Tira pasti ada. Setelah kurang lebih setahun, sekarang ketemu lagi di pertandingan pertama. Saya semangat menyambut kembalinya sepak bola Indonesia. Semoga semua diberi kelancaran,” kata pemain berusia 30 tahun ini.

Satu faktor yang diwaspadai Singo Edan adalah persiapan tim besutan Igor Kriushenko itu yang cukup lama. Mereka bahkan telah melakoni uji tanding melawan Timnas Indonesia.

Dari susunan punggawa, mayoritas tim yang bertanding di Piala Menpora 2021 tidak banyak berubah. Termasuk Laskar Padjajaran dan Singo Edan. Bagaimana kedua klub saling adu taktik lantaran sudah mengantongi informasi kekuatan dan kelemahannya.

Bek berusia 30 tahun ini pula tidak ingin membongkar lukisan Tira Persikabo saat ini. Kabar itu cuma dibikin untuk analisa pribadinya.

“Terpenting sekarang bagaimana cara membuat tim kami (Arema) punya cara main yang enak,” sambungnya.

Singo Edan sedikit diuntungkan. Laskar Padjajaran baru melakoni uji coba kontra Skuad Garuda di Stadion Madya Senayan, Jakarta pada 5 Maret lalu. Partai itu disiarkan langsung sehingga Arema mampu melihat seperti apa permainan kandidat musuhnya meski Tira tidak main dengan skuad komplit.

Dalam duel pembuka musuh Laskar Padjajaran, Singo Edan akan bermain dengan kapten anyar. Lantaran Hendro Siswanto yang menjabat kapten klub musim lalu sudah angkat koper ke Borneo FC.

Palang pintu asal Malang ini masuk sebagai calon bareng Dendi Santoso dan Bagas Adi Nugraha. Tapi sang bek tidak sangat memikirkan faktor itu. Dia lebih fokus melakoni persiapan dengan skuad Arema.

“Soal kapten saya tidak memikirkannya. Siapa saja yang ditunjuk, pasti tetap saling support demi tim,” tegasnya.

Sesungguhnya jabatan kapten klub sudah tidak asing lagi bagi pilar berpostur tinggi 173cm ini. Dia sempat ditunjuk memimpin skuad Arema musim 2017. Ketika itu Singo Edan ditukangi Aji Santoso. Jadi sang palang pintu sudah memiliki pengalaman menjabat sebagai kapten klub.

advertisement
Dua Kali Partai Pemuka Menghadapi Tira Persikabo, Ini Kata Ahmad Alfarizi | admin | 4.5